19: Sebagai Marketer, Apa Yang Harus Saya Lakukan Di Era Pandemi Ini?

19: Sebagai Marketer, Apa Yang Harus Saya Lakukan Di Era Pandemi Ini?

Bismillah…

Kali ini saya sharing dari apa yang saya alamin secara pribagi… dan banyak baca dari berbagari referensi apa yang musti di lakukan oleh marketer di Era ini…

Saya sharing dari hal yang menurut saya ini cocok dan bisa di aplikasikan di era pandemi sekarang, yaitu OODA loop (observe–orient–decide–act)

dan 3 hal yang saya pribadi sarangkan untuk diri saya dan para marketer lainnya pada umumnya

Semoga sharing ini bermanfaat, monggo di simak sembari nyeruput kopi.. 🙂

Salam hangat dari saya dirumah untuk keluarga Anda dan keluarga dirumah ya…

Semoga Allah senantiasa menjaga kita dan memberqahi waktu-waktu kita dimasa pandemi ini


Hmmm.. suka ga suka ya..
Jujur banyak marketer yang berasa dampaknya disebabkan oleh pandemi covid19 ini..
Qodarullah…

Wabah ini banyak mengubah plan dan alur komunikasi dengan pelanggan..
Betul adanya yang tadinya harusnya offline sekarang malah bisa jadi online..

Tp disaya pribadi khusus tim offline atau canvasing berasa banget dampaknya..
Terutama tim yang relationshipnya ke sekolah-sekolah dan perusahaan-perusahaan…

Yang mana biasanya ketemu langsung, target goalnya itu salah satunya adalah VISIT
atau KUNGJUNGAN.. nahh ini jadi keder sendiri yaa…
Walhasil setup strategi lain lagi yang bisa di lakukan oleh tim offline ini…
Tapi sebagai marketer kita tidak boleh tinggal diam, yang mana peran ini yang harusnya membuat perusahaan tetap bisa beradaptasi dan bertahan…

Jujur dirumah aja kali ini beda sama kalau lg kerja seperti biasa yang kerja dirumah atau kerja remote…
Karena memang situatasinya berbeda..

Walhasil paling cepat adalah, tim non sales dijadikan sales
Dan yang blm terbiasa jualan di ajak bantuin tim marketing membuat konten-konten…

Nahh ini… Marketer tidak boleh kehabisan strategi.. kudu ada aja yang dikerjakan dan dipikirkan…
Cari cara agar perusahaan bisa survive ya…

Allah tidak serta merta menguji HambaNya melewati batas kemampuannya
Jadi sudahkan kita berusaha semaksimal mungkin untuk survive?

OK, selanjutnya bersiaplah untuk berkembang setelah yang terburuk ini berakhir…
Jadi ditengah wabah ini kita terus bergerak semaksimal mungkin
Saat wabah ini lewat kita sudah tau harus ngapain

Kalau di ibaratkan atlit mah.. kita uda siap2 pemanasan teruss..
Tinggal nunggu aja kapan perlombaannya datang… 🙂

Yup!!!
Ada beberapa langkah yang Marketer bisa lakukan (saya bagi jadi 3 bagian) :

1. Coba bertindak gesit dan luwes, tapi jangan grasak grusuk yak…

Bisa terapkan OODA loop observe–orient–decide–act
(ini apaan bisa cek wikipedia atau google) :p

A. Observe alias amati, biasanya marketer itu maenannya data, jadi lihailah dalam analisis dan lihat pergerakan behaviour user itu kemana, coba oprek-oprek data Anda..

Yaa mungkin data ini belum pernah di buka atau di pakai,,
Contoh: email user yang lama banget di produk 1 misalnya,,,
nah ini bisa dicoba untuk di tawarkan produk atau ditanyakan keadaannya :)..

mungkin ada tools yang jarang di pakai semacam social listening, ini bisa di pakai juga..

Dan mulai perhatikan user secara geografis, karena perihal karantina wilayah ya di Indonesia..

B. Orient atau Prioritaskan, jadi setelah mendapatkan data-data yang mau di gunakan, monggo di analisis, analisis disini bertujuan menentukan KPI ulang dari yang sebelumnya menjadi yang sekarang..

Mungkin dari saya pribadi dimasa sekarang ini jika goalnya adalah sales atau ROI yang meningkat, bisa jadi agak cukup sulit dan khawatir malah kiciwi sindiri…

Jadi coba deh dialihkan misalkan ke awareness brand atau produk..
Atau branding agar merk tetap terjaga dan di ingat sama user atau customer Anda

C. Decide atau putuskan, otomatis jadikan rumusan dari data yang ada dan sudah menganalisisnya… kemarin saya baru meeting dari semua divisi.. kudu ngapain nih..

Yowiss seperti yang saya bilang… coba cara2 yang bisa menumbuhkan dan menjaga perusahaan tetep existing di hati customer… caranya? tetap hadir dan muncul di feed mereka.. 😀

D. Act atau actions, di hal ini diperlukan kecepatan dan action yang jujur.. karena disayapun uda brief-brief.. pas mau actions yoo ngaret2 aja.. hahaha

Karena ga terbiasa dgn Task yang online ini.. terlebih bukan jobdesknya di berikan ke dia..
Jadi terus beradaptasi dan action… kemudian lakukan lagi… maka disebut dengan loop..
Sehingga Anda dan tim menjadi terbiasa dengan pola ini… 🙂

2. Bisa jadi Anda tidak mendapatkan hasil yang signifikan, tapi pastikan Anda bisa menciptakan Value

Sebagian besar industri khususnya swasta benar-benar drop dan tidak menghasilkan sama sekali..
Bahkan yang buka sekarang juga masih survive untuk tetap bisa memenuhi permintaaan…

Contoh di alfa aja beberapa barang msh stak disitu aja..
Tp ada yang tipe barang perputarannya cepat.. you knowlah ya… 😁

Nahhh jadi apa yang harus kita lakukan nih dikala begini?
Seperti yang saya sebut sebelumnya…

Sok mangga cari cara agar bisa tetap menciptakan value/nilai untuk customer atau calon customer, sehingga ketika semuanya sudah kembali normal. Customer ini siap untuk membeli dan mendatangi deal2 yang sudah di plankan…

quote penyamangat pribadi :p

Contohnya:

  • Aktif terus bikin konten, jangan redup dan patah semangat, terus engagement dengan audience Anda
  • Nahh ini biasanya DISKON, bagi yang punya stok banyak.. biasanya pada ngasih diskon..
    Yang paling berasa memang hospitality ya… hotel dan travel yaa
    makanya pernah tak liat program promo isolasi 14 hari 2,5jt… uda dapet ini dan itu…
  • Uji coba jual produk lain, ini memang agak nekat.. hahaha
    Tapi ya namanya juga usaha ya.. cashflow kudu tetap jalan untuk daput ngebul…
    List-list yang ada di tawarkan dengan produk yang hits sekarang, tinggal cari supliernya…
  • User experience, contoh… uda masuk minggu ke-3 di saya WFH
    Ini anak2 uda gusar butuh asupan konten dan media belajar sekaligus main..
    Ini bisa jadi peluang untuk mengisi kegiatan dirumah-rumah..
    Dengan menawarkan produk yang meningkatkan pengetahuan atau mengisi waktu anak-anak dirumah…
    Hampir semua mati gayak yang blm terbiasa WFH… 😀

3. Siapkan planing untuk apa yang terjadi selanjutnya

Khususnya di negara kita blm tau akan kapan turunnya pandemi ini
Kabar lockdown aja wiss mbuh yooo… semoga Allah angkat segera..

Dan pasti akan memakan waktu klo bahas plan-plan di masa seperti ini…
Gimana engga.. plan yang di setup kadang ga tau akan untuk apa dan sampai kapan..
Menyedihkan memang…

Tapi kudu strong!!
Jadi siapkan plan-plan dan munculkan intuisi dan tarik orang2 yang visioner untuk mengeluarkan ide2nya…
Semoga Idul fitri uda kelar yaa.. Aamiin aamiiin
Biar bisa pulang kampung ini pak…

Ngedekem terus di depok.. hahaha.. masya Allah…

About the Author
Berbagi Tanpa Henti di Dunia Digital Marketing & Data Analytics

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Malcare WordPress Security